Foto: M Ridho Anugrah. Direktur LAPMI HMI Kota Metro
Jiwa nasionalismu amat tinggi, Pak.
Foto pemimpin dan lambang negara kau pajang di setiap rumah, ruang belajar, tempat kesehatan.
Begitu terhormatnya foto itu.
Tapi apakah kehormatan itu masih kau pertahankan, Pak?
Apakah kau rela foto pemimpin melihat keadilan tidak ditegakkan?
Apakah kau rela foto itu melihat rakyat sedang menangis kelaparan?
Apakah kau rela foto itu melihat rakyatnya sakit, namun tak ada uang untuk bisa berobat?
Apakah kau rela foto pemimpin itu mencium bau tak sedap dari sampah yang menumpuk?
Apakah kau rela foto itu melihat transaksi korupsi di depannya?
Apakah kau rela nilai-nilai Pancasila tidak sepenuhnya diterapkan?
Atau kita lepas saja, Pak, agar foto itu tidak melihat kekejian yang terjadi di negeri ini?
Selamat ulang tahun, RI yang ke-81.
Semoga pemimpin negara sadar apa yang seharusnya ia sadari.
Karena percuma foto pemimpin dan lambang negara dipajang di mana-mana, kalau di depan foto itu sendiri, rakyat masih melihat ketidakadilan, kemiskinan, korupsi, dan negara yang seolah menutup mata.
Kalau memang rakyat sudah benar-benar merdeka, lalu mengapa masih banyak yang harus berjuang hanya untuk hidup layak?
Atau jangan-jangan, yang merdeka bukan rakyatnya, tapi mereka yang duduk di kursi kekuasaan?
Penulis: Muhammad Ridho Anugrah
