Puisi

Di Bawah Langit Hijau Hitam

Tujuh puluh sembilan kali Februari berganti, Namun bara itu tak pernah menemui mati. Ia tumbuh di sela jemari pa…

Mungkin

Mungkin karya: Fiki A. H. Aku, mungkin tak lagi kau ingat. Aku mungkin, sudah terganti. Aku tidak membenci ataup…

Puisi Alfath; Revolusi Hidup

Revolusi Hidup Oleh: Alfath Butiran-butiran eksotis itu jatuh. Membasahi peluh raga ku yang mungil. Aku teruntai di…

Puisi Oktriyana Dewi: Cinta?

Puisi Cinta ? Karya: Oktriyana Dewi *** Pernah kita menatap satu sama lain di tengah keramaian yang tak per…

Puisi M Hefky Aburizal: Anak Raja

Anak Raja Karya: M Hefky Aburizal (Kabid PA HMI Cabang Metro) anak raja... kata nya itu luar biasa jangan kau malu …

Puisi Wulan; Batas Hati

Batas Hati Oleh : Wulanda Neli Kita indah dalam cara yang rumit, saling mengerti namun harus terbungkam. Kita s…

Puisi Fajar Amanah; Dirimu

Dirimu Oleh: Fajar Amanah *** Berjuta ilmu  kau beri tuk menjadi insan sejati dengan rasa cinta dan kasih Hujat …

Puisi Alfurqonati; Kau

Kau Oleh: Alfurqonati *** Rasa kalut Luka yang tak kunjung sembuh Pura-pura tertawa Dan senja berlalu Malam kin…

Sajak Mario; Sahabat

Sahabat Oleh: Mario Sahabat Waktu berjalan cepat, dan kenyataannya perpecahan akan membawa kehancuran. Sahabat J…

Puisi Yomi; Apa Kabar?

[pict: tebuireng.online] Apa Kabar ? Oleh: Yomi *** Indonesia tercinta, negeriku apa kabar? Kau nampak menderit…

Puisi Devi Lia Normayanti; Pahlawan

Pahlawan Oleh: Devi Lia Normayanti *** Biru langit menghampar temani langkahmu Ada kicauan burung : suara penyem…

Muat postingan lainnya
Tak ada hasil yang ditemukan